USAI PRABOWO SEBUT PAKAR GOBLOK, JUNAIDI SARANKAN DIA BELAJAR PIDATO KE SBY
Presiden Prabowo
Jakarta, Congau. Net - Seorang dosen di Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat(NTB), Ahmad Junaidi, menyarankan kepada Presiden Prabowo agar dia belajar berpidato kepada Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono(SBY).
Kalau Prabowo tidak mau membaca scrip, Ahmad Junaidi menyarankan agar Prabowo menonton pidato SBY. Atau, dia sarankan agar Prabowo belajar mengendalikan emosi dalam berpidato kepada video SBY sedang berpidato.
Hal ini dikemukakan Ahmad Junaidi dalam unggahannya di Instagram pribadinya(19/9-26), menanggapi pernyataan Presiden Prabowo yang mengatakan "Pakar Goblok" dalam pidatonya waktu menghadiri puncak peringatan HUT PAN ke-28 di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat malam(18/9-26).
Pada mulanya dalam pidatonya itu Prabowo mengatakan, dia ingin melihat Indonesia sejahtera, adalah sumpah pribadinya.
Namun selanjutnya Prabowo menyentil sejumlah pakar yang kerap mengkritik kebijakan pemerintah.
"Terserah pakar-pakar yang menganggap dirinya pakar, saking pintarnya jadi goblok", sindirnya.
Prabowo menilai kritik yang disampaikan para pakar itu kerap tidak sejalan dengan realitas yang terjadi di lapangan.
Menurut Ahmad Junaidi, selama ini pendidik telah berusaha mengajarkan komunikasi yang baik kepada anak didiknya.
Namun Prabowo sebagai Presiden malah memberi contoh yang kurang baik, yang dia sampaikan ke publik saat berpidato yang disiarkan televisi nasional pula.
"Kami di sekolah berusaha mengajarkan komunikasi yang baik. Sayangnya Bapak jadi contoh yang kurang baik bagi jutaan siswa Indonesia, " kata Ahmad Junaidi dikutip dari unggahannya di Instagramnya.
Sekaitan dengan ini Ahmad Junaidi meminta kepada Presiden dan pemimpin lainnya agar berhati-hati dalam mengkomunikasikan pikirannya di depan umum.
Ahmad Junaidi paham ada yang tidak disenangi Presiddn Prabowo dari pernyataan pakar kepadanya selama ini. Namun menyebut goblok bagi seorang pemimpin apalagi seorang Presiden di ruang publik, menurut Junaidi tidak etis.
"Bapak gagal menjadi teladan bagaimana menghargai masyarakat yang berusaha memperbaiki negaranya. Gagal menjadi teladan komunikasi bagi jutaan siswa Indonesia", ujar Ahmad Junaidi.
Junaidi melihat Presiddn Prabowo gagal dalam dua hal. Pertama, Prabowo menurut Junaidi gagal menunjukkan dirinya memiliki sikap yang konsisten terhadap kepakaran dan ilmu pengetahuan. Kedua, gagal dalam menunjukkan dirinya sebagai seorang pemimpin yang tidak menggunakan umpatan.(nd).