Ketua Dewan Penasehat DPP. Ikluas: AWASI PERMAINAN UANG DALAM PEMILIHAN WALI NAGARI DI SOLOK SELATAN | CONGAU
W Congau.Net

“Kabar Terbaru, Fakta Terpercaya.”

Login
Daerah

Ketua Dewan Penasehat DPP. Ikluas: AWASI PERMAINAN UANG DALAM PEMILIHAN WALI NAGARI DI SOLOK SELATAN

Tanggal: 18 September 2026
Update: 8 jam yang lalu
Waktu baca: 3 menit baca
Bagikan
Ketua Dewan Penasehat DPP. Ikluas: AWASI PERMAINAN UANG DALAM PEMILIHAN WALI NAGARI DI SOLOK SELATAN

Bustami Narda

Jakarta, CONGAU. Net - Ketua Dewan Penasehat Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Lubuk Ulang Aling dan Sekitarnya(DPP.Ikluas) yang juga Mantan Ketua Umum Forum Masyarakat Solok Selatan, Sumbar, Bustami Narda menegaskan, seluruh pihak dan seluruh lapisan masyarakat di Kab. Solok Selatan umumnya dan di Lubuk Ulang Aling, Kec. Sangir Batang Hari, Kab. Solok Selatan khususnya, agar mengawasi permainan uang seperti sogok, suap atau jual beli suara dalam Pemilihan Wali Nagari(Pilwanag) serentak yang tengah berlangsung prosesnya saat ini.

Pengawasan tersebut bisa dilakukan dengan cara memantau, merekam dan menfoto kegiatan jual beli suara yang dilakukan calon wali nagari, tim sukses atau relawan dan berbagai pihak terkait lainnya, dan melaporkannya ke berbagai pihak terkait, seperti pihak penegak hukum KPK(Komisi Pemberantasan Korupsi) serta yang lainnya.

Hal ini dikemukakan Bustami Narda kepada CONGAU. Net di Jakarta, Jum'at(18/9-26).

Lebih jauh ditekankan Bustami Narda, permainan uang dalam memilih pemimpin seperti Wali Nagari ini akan merusak demokrasi, menghancurkan hukum dan mengkhianati hati nurani rakyat, apabila pelakunya tidal ditindak tegas atau diberi efek jera.

Karena itu, kalau ketahuan ada yang coba-coba main uang, melakukan suap, sogok atau jual beli suara, baik yang menyogok maupun yang menerima sogok harus ditindak tegas dua-duanya, harus diberi pelajaran atau efek jera dengan cara mengupayakannya masuk penjara sesuai hukum yang berlaku.

"Kepada pihak terkait tentu kita harapkan melakukan pengawasan, tidak berpihak pada salah satu calon dan merespon dengan cepat setiap ada laporan masuk. Kapan lagi kita akan membersihkan proses pemilihan pemimpin di negeri ini kalau tidak sekarang, dengan cara memulai pembersihan pemilihan pemimpin curang dari tingkat yang paling bawah ini. Kalau proses pemilihan di tingkat Paling bawah ini bersih, mudah-mudahan pada tingkatan pemilihan di Kabupaten/ Kota, Provinsi dan seterusnya akan merasa malu berbuat curang nanti", ujar Bustami Narda.

Di sisi lain, Bustami Narda yang juga Mantan Calon Wakil Bupati Solok Selatan ini meminta kepada para Ketua KAN(Kerapatan Adat Nagari) yang memberikan rekomendasi kepada setiap Bakal Calon(Balon) Wali Nagari yang akan maju, yang merupakan salah satu persyaratan untuk menjadi calon oleh P2WN(Panitia Pemilihan Wali Nagari, harus netral dalam memberikan rekomendasi.

Jangan berpihak, seperti mempermudah pemberian rekomendasi bagi orang yang disukai dan mempersulit bagi yang tidak disukai. Dalam hal ini bukan suka atau tidak suka, tetapi sesuai atau tidak sesuai pemberian rekomendasi itu dengan ketentuan"adat salingka nagari".

Bustami Narda mengharapkan, khusus untuk tiga nagari di Lubuk Ulang Aling yang kondisinya masih sangat tertinggal dan amat menyedihkan sampai kini, yakni Nagari Lubuk Ulang Aling, Lubuk Ulang Aling Tengah dan Lubuk Ulang Aling Selatan, umumnya seluruh nagari yang ada di Kab. Solok Selatan, dari hasil Pilwanag serentak kali ini mendapatkan pemimpin nagari yang benar-benar memiliki niat baik dan kopetensi memimpin masing-masing nagari.(ht).

Tags
Komentar

Belum ada komentar yang disetujui.

Komentar akan tampil setelah disetujui admin.